Daun Mengkudu

Hallo teman- teman pembaca, Saya Rika Amara Widya Sari biasanya sih dipanggil Rika.
Well, ini postingan pertama saya diblog ini....
Bagaimana kabarnya hari ini, semoga selalu bahagia ya.

Sebelumnya  saya ingin berterimakasih sama teman-teman pembaca yang sudah mengunjungi blog saya. Kali ini saya akan membahas tentang daun mengkudu. Apa teman-teman ada yang tahu apa saja sih kandungan yang ada dalam daun mengkudu? Selain buahnya tenyata daun mengkudu juga banyak manfaatnya lo. Yuk kita cari tahu sama-sama mengenai daun mengkudu yang penuh khasiat!

DAUN MENGKUDU

Morinda citrifolia L. atau yang lebih dikenal dengan mengkudu merupakan tumbuhan asli Indonesia yang sudah dikenal lama oleh penduduk di Indonesia. Tanaman mengkudu berasal dari Asia Tenggara. Pada tahun 100 SM, penduduk Asia Tenggara bermigrasi dan mendarat di kepulauan Polinesia, mereka membawa hewan dan tanaman yang dianggap sangat penting, termasuk mengkudu. Menurut Guppy ilmuwan yang mempelajari tentang mengkudu sekitar tahun 1900, 60% dari 80 spesies tanaman mengkudu tumbuh di pulau-pulau di Indonesia, Malaysia, dan pulau-pulau yang terletak di Lautan India dan Lautan Pasifik. Dari 80 spesies yang ada, hanya 20 spesies yang mempunyai nilai ekonomi. Morinda citrifolia L. adalah jenis yang paling populer, sehingga disebut Queen of the Morinda (Waha, 2001).       
1.1  Gambar bunga mengkudu
Sumber : https://faktualnews.co/2019/02/26/manfaat-daun-mengkudu-bagi-kesehatan
Buah yang disebut sebagai Queen of the Morinda  ternyata mempunyai berbagai macam nama di Indonesia. Menurut (Bangun dkk., 2002), mengkudu memiliki nama yang khas berdasarkan daerah masing – masing, diantaranya dikenal dengan nama pace, bentis, kemudu (Jawa), cangkudu (sunda), kondhuk (Madura), keumudee (Aceh), bangkudu (Batak), Makudu (Nias), tibah, (Bali) dan labanau (Kalimantan). Mengkudu merupakan tanaman tahunan (perennial). Ukuran batang mengkudu tidak begitu besar dibandingkan dengan tanaman tahunan lainnya. Tingginya bisa mencapai 4-6 meter. Bentuk batang umumnya bengkok, berdahan kaku, mempunyai banyak ranting yang bersegi empat, dan memiliki akar tunggang (Wijayakususma, 2007). Kulit batang kasar, kulit batang berwarna coklat keabu-abuan atau coklat kekuningan dan tidak berbulu. Tajuknya selalu hijau sepanjang tahun (evergreen). Kayunya sangat mudah dibelah ketika sudah  kering (Tajoedin dan Iswanto, 2002).
1.2  Gambar pohon mengkudu
Daunnya bertangkai berwarna hijau tua duduk saling bersilang, berhadapan, bentuknya bulat telur, lebar, sampai berbentuk elips, panjang daun 10 – 40 cm, lebar 5 – 17 cm, helai daun tebal, mengkilap, tepi daun rata, ujungnya meruncing, pangkal daun menyempit, tulang daun menyirip. Bunga berbentuk bonggol, keluar dari ketiak daun. Pada satu bonggol tumbuh lebih dari 90 mahkota bunga berwarna putih, berbentuk tabung seperti terompet yang tumbuh secara bertahap 1-3 mahkota bunga setiap 3 hari. Bonggol tersebut merupakan bakal buah. Buahnya berupa buah buni majemuk, yang berkumpul menjadi satu, bertangkai pendek, bentuk bulat lonjong, panjangnya 5 – 10 cm. Permukaan buah tidak rata, berbintik-bintik dan berkutil.  Buah muda berwarna hijau, semakin tua kulit buah agak menguning, dan buah yang matang berwarna putih menguning dan transparan. Buah yang matang dagingnya lunak berair dan bau busuk (Djauhariya, 2003).
1.3  Gambar buah mengkudu

Walaupun memiliki rasa yang kurang nikmat nyatanya buah yang satu ini memiliki banyak kegunaan antara lain: untuk obat tekanan darah tinggi, beri-beri, melancarkan buang air, radang ginjal, radang empedu, radang usus, disentri, sembelit, nyeri limpa, limpa bengkak, sakit lever, liur berdarah, kencing manis (diabetes melitus), cacingan, cacar air, kegemukan (obesitas), sakit pinggang (lumbago), sakit perut (kolik), dan perut mulas karena masuk angin, kulit kaki terasa kasar (pelembut kulit), menghilangkan ketombe, antiseptik, peluruh haid (emenagog), dan pembersih darah. Air perasan buah masak yang diparut digunakan untuk kumur-kumur (gargle) pada difteri atau radang amandel. Godogan buah, kulit batang atau akar digunakan untuk mencuci luka dan ekzema (Wijayakusama dkk., 1996).
1.4  Gambar daun mengkudu
Sumber :https://fumyherbalalam.com/2018/03/06/beberapa-manfaat-daun-  mengkudu
Selain itu apa kalian tahu, ternyata tidak hanya buahnya saja yang bermanfaat namun daun mengkudu juga memiliki manfaat yang tidak kalah penting dengan buahnya loh! Daun mengkudu juga mengandung senyawa antioksidan sebesar 19.08 persen yang dapat meningkatkan sistem imun tubuh dan membunuh sel-sel kanker. Hal ini disebabkan karena adanya kandungan beberapa vitamin (A,C,E dan folat), serat dan kandungan kimia la in seperti polifenol yang mampu menangkap radikal bebas (Gill et.al., 2002). Dengan mengonsumsi air rebusan daun mengkudu secara rutin, gejala kanker akan berkurang dan pertumbuhannya pun menjadi terhambat. Selain itu daun mengkudu ini dapat memberikan nutrisi pada jaringan dan sel-sel kulit, melawan radikal bebas, melindungi kulit dari polusi, serta membuatnya tampak kenyal dan sehat. Efeknya, wajah kita bisa awet muda. Daun mengkudu ternyata bisa untuk menyembuhkan jerawat. Caranya rebus daun mengkudu dan gunakan air rebusannya untuk membersihkan jerawat yang ada diwajah. Rutin mengonsumsi air rebusan daun mengkudu ternyata juga bermaanfaat untuk mempelancar siklus haid.

Nah sekarang kalian sudah tahu kan ternyata tidak hanya buahnya saja yang bermanfaat namun daun menggkudu pun punya banyak manfaat.
Sampai disini dulu informasi kali ini. Semoga bermafaat!

DAFTAR PUSTAKA

Bangun, A.P., dan Sarwono, B. 2002. Sehat dengan Ramuan Tradisional Khasiat dan Manfaat Mengkudu. Jakarta : Agromedia Pustaka

Djauhariya, Enddjo. 2003. Mengkudu (Morinda citrifolia L.) tanaman Obat
Potensial. Jurnal Pengembangan Teknologi TRO 15(1).

Gill, M. I., Tomas, F. A. B., Pierce, B. H., & Kader, A. A., 2002, Antioxidant Capacities, Phenolic Compounds, Carotenoids, and Vitamin C Contents of Nectarine, Peach, and Plum Cultivars from California, J. Agric. Food Chem, 50, 4976-4982




https://ms.wikipedia.org/wiki/Pokok_Mengkudu diakses pada tanggal 19 Maret 2020

Tadjoedin. T. dan H. Iswanto. 2002. Kiat Mengatasi Permasalahan Praktis
Mengebunkan Mengkudu Secara Intensif. Jakarta : PT. Agromedia Pustaka

Waha, M. G. 2001. Sehat dengan Mengkudu. Jakarta : MSF Group

Wijayakusuma, H., Dalimartha, S., dan Wirian, A., 1996. Tanaman Berkhasiat Obat di Indonesia, Jilid ke-4. Jakarta : Pustaka Kartini

Wijayakusuma, H.M. Hembing. 2007. Penyembuhan Dengan Mengkudu. Jakarta: Sarana Pustaka Pima

Komentar

  1. Wah sangat bermanfaat sekali.

    BalasHapus
  2. Wah sangat membantu sekalii, terimakasih infonya.

    BalasHapus
  3. BAGUS BANGETTT.. sangat bermanfaat

    BalasHapus
  4. Informasinya menarik sekali kaka

    BalasHapus
  5. Wahh berguna sekali informasinya ka

    BalasHapus
  6. Terima kasih informasinya sangat bermanfaat sekali, jangan lupa mampir ke blogku juga ya~ ❤️

    BalasHapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  8. Anjir banyak juga manfaat buah ini , saya baru tau , makasih infonya ya 🙏🙏

    BalasHapus
  9. Sangat bermanfaat, terimakasih !

    BalasHapus
  10. Info yang bermanfaat. Terimakasihhh

    BalasHapus
  11. Wahh ternyata mengkudu yang saya kira ga ada manfaatnya setlh membaca inis saya jdi tahu manfaat mengkudu terimaksih bnyk mnfaatnya

    BalasHapus
  12. Wahh ternyata buah mengkudu bermanfaat sekali yaa

    BalasHapus

Posting Komentar